Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Belajar Bekerja Bersama! Kisah Shella dari Member Kini Jadi Mentor DQLab

Belajar Data Science di Rumah 07-Maret-2025
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-4-banner-member-sharing-01-2025-03-07-141653_x_Thumbnail800.jpg

Shella Theresya P. memulai perjalanan di dunia data science dengan penuh tantangan. Saat masih menyusun skripsi sebagai mahasiswa jurusan Teknik Fisika di UGM, ia merasa perlu mencari jalan agar cepat mendapatkan pekerjaan. Pencariannya membawanya ke DQLab, sebuah platform pembelajaran data science yang menawarkan akses terjangkau bagi para pemula.

"Aku tuh waktu skripsi kali ya. Terus aku tuh mikir, 'Bisa nggak ya gue dapet pekerjaan cepat?' Terus coba searching-searching, 'Oh Data Science'. Oke! Terus akhirnya nemu murah nih di DQLab. Ya udah deh nggak apa-apa coba nih walaupun uang seadanya." – Ungkap Shella

Keputusan ini menjadi langkah awal yang mengubah hidupnya. DQLab tidak hanya membekali Shella dengan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang lebih besar di dunia profesional.


1. Meniti Karir: Dari Member ke Mentor

Shella tidak langsung terjun menjadi mentor. Ia memulai perjalanannya sebagai moderator di komunitas DQLab, kemudian terlibat dalam program Digital Talent Scholarship (DTS) Kominfo sebagai assistant mentor.

"Aku tuh awalnya jadi moderator. Terus mulai engage di program komunitas, bantu jawab pertanyaan di Discord. Dari situ aku mulai dilibatkan jadi assistant mentor di DTS Kominfo." – Kata Shella

Dengan pengalaman yang semakin bertambah, Shella mendapat kesempatan untuk menjadi mentor di berbagai program bootcamp, termasuk kelas SQL dan Data Analytics sebelum akhirnya mendalami machine learning dan AI.


2. Menjadi Mentor B2B: Tantangan Sekaligus Peluang Baru

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan Shella adalah keterlibatannya di program Business-to-Business (B2B) DQLab, yang memungkinkannya melatih profesional dari berbagai perusahaan besar.

"B2B itu berbeda dengan bootcamp biasa. Kliennya adalah perusahaan besar, dan mereka butuh materi yang cepat dan tepat sasaran. Aku belajar banyak bagaimana menyusun dan menyampaikan materi dengan efektif." – Ujar Shella

Ia berkontribusi dalam pelatihan corporate training untuk berbagai institusi, termasuk Protelindo, kementerian, serta perusahaan swasta lainnya. Pengalaman ini memperkuat kemampuannya dalam menyampaikan materi secara lebih profesional.


3. Melangkah ke Dunia Profesional: Dari Mentor ke Data Scientist

Setelah beberapa tahun menjadi mentor di DQLab, Shella mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan tambang sebagai data scientist. Perannya kini lebih berfokus pada penerapan AI dan machine learning dalam operasional bisnis.

"Sekarang aku sudah di mining company sebagai data scientist. Beda kesehariannya dengan dulu. Sekarang lebih banyak AI dan machine learning. Aku juga masih mengampu sebagai mentor di DQLab." – Ungkap Shella

Di tempat barunya, Shella menggunakan teknologi canggih seperti IBM, Azure, dan sistem berbasis cloud untuk mengolah data dalam skala besar.

"Dulu aku pakai Databricks, sekarang lebih ke IBM dan Azure. Semua berbasis cloud. Kalau dulu user hanya menerima hasil predictive modeling, sekarang aku bisa men-challenge model yang dibuat." – Lanjut Shella


4. Peran Besar DQLab dalam Perjalanan Karir Shella

Shella mengakui bahwa DQLab memainkan peran besar dalam perjalanannya. Lebih dari sekadar platform pembelajaran, DQLab memberikan kesempatan kepada talenta-talenta baru untuk berkembang dan membangun karir di bidang data science.

"Aku bersyukur banget sama DQLab. Dia nggak ragu memberi kesempatan kepada anak-anak berbakat. Aku salah satu buktinya. Dari member biasa sampai bisa jadi mentor dan akhirnya bekerja di perusahaan besar." – Kata Shella

DQLab tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkomitmen dalam memberdayakan individu yang ingin berkembang di dunia data science.

"DQLab itu bukan sekadar bisnis, tapi benar-benar memberdayakan orang-orang yang punya potensi. Aku merasakan sendiri manfaatnya." – Lanjut Shella

Kisah perjalanan Shella mulai mahasiswa pencari kerja hingga menjadi data scientist profesional di perusahaan tambang adalah bukti bahwa dengan usaha dan lingkungan yang tepat, seseorang bisa mencapai impiannya. DQLab menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut, memberikan kesempatan dan pengalaman yang membantunya berkembang.

Bagi siapa pun yang ingin memulai karir di bidang data science, kisah Shella bisa menjadi inspirasi bahwa dengan dedikasi dan pemanfaatan platform pembelajaran yang tepat, pintu menuju karir impian bisa terbuka lebar. Dengan memilih platform pembelajaran yang tepat seperti DQLab, kamu bisa belajar langsung dari nol hingga siap kerja. Jadi, sudah siap menjadi talenta data berikutnya? Yuk, segera Sign Up atau bisa langsung daftar Bootcamp Data Analyst with Python & SQL sekarang juga!


Penulis: Lisya Zuliasyari


Nama Member Shella Theresya Pandiangan
Alumni Program DQLab & Mentor DQLab
Karir Data Scientist - Mining Company
Foto

https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3df7e6ad96c98d96d05cc1bacd391b5c_x_Thumbnail300.jpg

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login