Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS!

Materi Data Science Yang Bisa Kamu Pelajari Bersama DQLab!

Belajar Data Science di Rumah 15-April-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/37c3be4f11927cd228a796a8e1c536fa_x_Thumbnail800.jpg

Materi Data Science merupakan topik hangat saat ini. Berada pada era revolusi industri 4.0, teknologi dimanfaatkan pada hampir segala sektor dimana pekerjaannya dibuat berjalan secara otomatis sehingga proses bisnis lebih efisien. Data science merupakan ilmu yang tidak berdiri sendiri melainkan kombinasi dari disiplin ilmu matematika, statistik, dan komputer yang bertujuan untuk membuat proses pengolahan big data lebih cepat dan akurat. Tipe data terstruktur dan tidak terstruktur seperti gambar atau suara bisa diproses dengan data science.

Melihat fungsi data science yang berguna bagi perkembangan industri, materi data science menjadi salah satu pilihan untuk dipelajari. Selain itu juga profesi sebagai praktisi data termasuk profesi bergaji tinggi. DQLab merupakan platform belajar data science yang menyediakan materi data science secara terstruktur sehingga mudah dipelajari. Materi data science apa saja yang bisa kamu pelajari bersama DQLab? Simak dibawah ini, yuk!


1. Dasar Pemrograman Untuk Data Science

Selain matematika dan statistik, jangan lupa bahwa komputer juga ilmu yang termasuk dalam data science. Ilmu komputer yang dimaksud dalam data science adalah pemrograman. Pemrograman yang digunakan untuk data science membantu proses komputasi. Jika kamu pemula yang ingin belajar data science dan tidak memiliki background IT, mempelajari dasar pemrograman sangatlah penting.

Bersama DQLab yang memberikan materi data science terstruktur, kamu akan mempelajari dasar-dasar pemrograman menggunakan bahasa pemrograman yang sering dipakai untuk data science yaitu R dan Python. Salah satunya adalah modul Introduction to Data Science with R. Pada modul ini pengguna akan mempelajari beberapa materi dasar bahasa pemrograman R seperti cara menuliskan sintaks, praktek perhitungan sederhana, variabel dalam R, comment pada R, vektor pada R serta penggunaan fungsi Summary.

Di DQLab, materi-materi data science dibagi ke dalam tiga bagian yaitu kelas persiapan, kelas fundamental, dan kelas penerapan di industri. Di kelas persiapan membahas tentang bagaimana menggunakan bahasa pemrograman R atau Python untuk data science. Sedangkan kelas fundamental dan kelas penerapan industri membahas lebih dalam mengenai data science mulai dari melakukan pembersihan data, manipulasi data, dan lainnya.

Materi yang tersedia di DQLab sangat terstruktur mulai dari yang paling dasar hingga tingkat lanjut. Dengan konsep belajar self-paced learning kamu dapat menyesuaikan kebutuhan belajarmu dan bisa akses modulenya dimanapun kapanpun. Praktek belajar di DQLab menggunakan livecode lho, jadi Sahabat DQ tidak perlu repot lagi untuk instalasi software tambahan.


Baca Juga: 4 Contoh Portfolio Data Scientist yang Luar Biasa


2. Data Science Untuk Bisnis

Data Science sebenarnya sudah lama diterapkan untuk bisnis. Perusahaan-perusahaan menyadari manfaat penerapan data science bagi kemajuan bisnisnya. Selain tiga disiplin ilmu yang menjadi tiang ilmu data science, ilmu bisnis juga menjadi ilmu terkait yang wajib dikuasai. Di DQLab, terdapat materi data science yang dapat dipelajari dan diterapkan dalam bisnis seperti credit risk analysis, customer churn, business decision research, customer segmentation, dan lainnya.

Misalnya credit risk analysis biasanya diterapkan pada lembaga keuangan untuk membantu melihat apakah orang yang mengajukan kredit layak atau tidak agar lembaga keuangan tersebut terhindar dari kerugian. Dengan menggunakan riil case dataset, kamu akan lebih memahami kasus-kasus yang terjadi di lapangan khususnya dalam dunia bisnis. Perlahan tapi pasti kamu akan memahami penggunaan data science untuk bisnis lebih baik dan bisa menjadi batu loncatan dalam memulai karir sebagai praktisi data yang menjanjikan.

Untuk menjadi seorang data analyst kamu perlu memiliki skill-skill seorang data analyst. Skill-skill tersebut perlu kamu tuangkan atau dokumentasikan dalam bentuk portfolio. Portofolio adalah hasil dokumentasi kerja nyata yang pernah kamu lakukan sebagai pembuktian atas softskill dan hardskill yang kamu miliki. Salah satunya yaitu modul Data Analyst Project: Business Decision Research. kamu akan diuji terkait keahlian kamu dalam menggunakan library python untuk membuat rekomendasi dan visualisasi yang tepat dari data retail sehingga dapat membantu proses pengambilan keputusan bisnis di tahap persiapan data.


3. Project-Project Yang Menambah Skill

Materi data science yang diberikan di DQLab tidak hanya berupa latihan-latihan sederhana. Perlu diingat bahwa data jenisnya sangat beragam. Maka skill dalam pemrograman dan menerapkan metode yang tepat harus terus diasah. Terdapat salah satu menu di DQLab yaitu menu Project. Materi data science di DQLab merupakan materi berbasis project. Menu Project di DQLab menyediakan berbagai studi kasus yang dapat kamu kerjakan di luar environment platform untuk mengasah kemampuan secara mandiri.

Kasus-kasus yang diberikan mencerminkan permasalahan nyata yang umum terjadi di industri, seperti finance, retail, dan sektor lainnya. Selain itu, tersedia juga menu Event yang bisa kamu ikuti untuk memperdalam pemahaman terhadap kasus di lapangan sekaligus melihat bagaimana data science diimplementasikan dalam dunia kerja. Semakin sering kamu berlatih dengan beragam jenis data dan permasalahan, kemampuanmu akan semakin terasah hingga menjadi lebih mahir dan siap terjun ke industri.

Salah satu contohnya adalah Data Science in Finance Course. Melalui course ini, peserta akan dibekali kemampuan untuk mengolah dataset kompleks menggunakan R dan SQL, serta memahami dan menerapkan teknik predictive modelling yang relevan dengan studi kasus di sektor finansial. Peserta juga akan belajar menguji tingkat akurasi model yang dibangun, memilih metode yang paling tepat, serta menyajikan visualisasi data dalam bentuk grafik yang sesuai kebutuhan. Tidak hanya itu, course ini juga melatih kemampuan dalam menghasilkan insight yang berguna untuk pengambilan keputusan bisnis, sekaligus mengasah critical thinking dan problem solving saat menghadapi berbagai tantangan analisis data.


Baca Juga: Contoh Implementasi Data Science dalam Keseharian


4. Roadmap Belajar Data Science (1-3 Bulan)

Agar proses belajar lebih terarah dan actionable, berikut roadmap belajar data science yang bisa kamu ikuti bersama DQLab:

Bulan 1: Fondasi (Programming + Basic Data Handling)

Pada tahap awal, fokus utama adalah memahami dasar pemrograman dan logika pengolahan data. Kamu akan belajar bahasa pemrograman seperti R atau Python, mulai dari sintaks dasar, variabel, tipe data, hingga operasi sederhana. Selain itu, kamu juga mulai dikenalkan dengan proses membaca dataset dan eksplorasi data sederhana.

Di fase ini, kamu bisa mengambil modul seperti Introduction to Data Science with R atau Python dasar. Target utamanya bukan hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa membaca dan menulis kode. Dengan latihan rutin melalui livecode di DQLab, kamu akan mulai terbiasa berpikir secara komputasional.

Outcome Bulan 1:

  • Project: Exploratory Data Analysis (EDA) sederhana (misalnya analisis data penjualan kecil)

  • Skill: Basic programming, data cleaning sederhana

  • Role awal: Data Intern / Junior Data Analyst (entry-level exposure)


Bulan 2: Fundamental Data Science & Business Case

Setelah memahami dasar, kamu akan masuk ke tahap fundamental data science. Di sini kamu mulai belajar data cleaning lebih kompleks, manipulasi data, hingga visualisasi data. Selain itu, kamu juga mulai memahami bagaimana data digunakan dalam konteks bisnis.

Materi seperti customer segmentation, churn analysis, atau credit risk analysis akan membantumu melihat bagaimana data digunakan untuk pengambilan keputusan. Di tahap ini, kamu juga mulai mengerjakan studi kasus berbasis industri agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Outcome Bulan 2:

  • Project: Customer segmentation atau churn analysis

  • Skill: Data wrangling, data visualization, business insight

  • Role: Data Analyst, Business Intelligence Analyst (junior level)


Bulan 3: Project & Portfolio Building

Tahap ini adalah fase paling penting karena kamu akan mengerjakan project nyata yang bisa dimasukkan ke dalam portofolio. Kamu akan mengerjakan end-to-end project, mulai dari data preparation, analisis, hingga membuat insight dan rekomendasi bisnis.

Menu Project di DQLab akan sangat membantu karena menyediakan studi kasus nyata dari industri seperti retail dan finance. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti event untuk menambah pengalaman dan exposure.

Portofolio yang kamu bangun di tahap ini akan menjadi nilai jual utama saat melamar kerja, karena recruiter biasanya lebih melihat bukti praktik dibanding sekadar teori.


Outcome Bulan 3:

  • Project: Business Decision Research (end-to-end analysis) dan dashboard visualisasi data (opsional)

  • Skill: Problem solving, storytelling with data, decision making

  • Role: Data Analyst, Junior Data Scientist, Business Analyst


Belajar data science tidak harus membingungkan jika kamu memiliki roadmap yang jelas. Dengan mengikuti alur belajar dari dasar, fundamental, hingga project, kamu bisa membangun skill secara bertahap dan terarah. Platform seperti DQLab memudahkan proses ini melalui materi terstruktur dan studi kasus nyata yang relevan dengan industri.


Dalam waktu 1–3 bulan, kamu sudah bisa menghasilkan portofolio yang layak dan mulai membuka peluang karier di bidang data. Kunci utamanya adalah konsistensi belajar dan keberanian untuk mencoba project nyata. Karena pada akhirnya, skill data science bukan hanya soal memahami teori, tetapi tentang bagaimana kamu bisa mengubah data menjadi insight yang bernilai.


FAQ

1. Apakah belajar data science bisa dimulai tanpa background IT?

Bisa. Pada tahap awal (bulan pertama), kamu akan mempelajari dasar pemrograman seperti Python atau R dari nol. Materi di DQLab juga dirancang bertahap, sehingga cocok untuk pemula yang belum memiliki pengalaman di bidang IT maupun data.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk siap kerja di bidang data?

Dengan roadmap yang terstruktur, dalam waktu 1–3 bulan kamu sudah bisa membangun fondasi, mengerjakan project, dan memiliki portofolio awal. Namun, untuk benar-benar siap kerja, tetap dibutuhkan latihan lanjutan dan pendalaman sesuai role yang dituju.

3. Apa saja peluang kerja setelah menyelesaikan roadmap ini?

Setelah menyelesaikan pembelajaran dan project, kamu bisa mulai melamar posisi seperti Data Analyst, Junior Data Scientist, atau Business Intelligence Analyst. Portofolio project yang kamu buat akan menjadi nilai tambah penting saat proses rekrutmen.


Jangan lewatkan kesempatan eksklusif ini! Daftarkan diri kamu sekarang untuk mengikuti Beasiswa DQ dari DQLab dan dapatkan akses GRATIS selama satu bulan ke 96+ modul Data Science, 15+ proyek berbasis industri, AI Chatbot 24/7, E-Certificate, serta kesempatan networking dengan komunitas data.

Cara Daftar:

  • Buat akun di academy.dqlab.id atau klik button di kanan bawah.

  • Masukkan kode BEASISWADQ di halaman Redeem Voucher.

  • Nikmati akses belajar Data Science selama 1 bulan penuh!


Kuota terbatas hanya untuk 100 peserta, jadi segera buat akun di academy.dqlab.id atau klik button di kanan bawah, lalu masukkan kode BEASISWADQ di halaman Redeem Voucher untuk mulai belajar Data Science secara profesional!


Penulis: Reyvan Maulid

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini