Perjalanan Hanifah, Gara-gara Sertfikasi Excel jadi Bisa Level Up Karir

“Tapi setelah belajar teknik optimasi dari Microsoft dan DQLab, aku bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Atasanku langsung notice perubahan ini, dan akhirnya aku dapet kenaikan gaji!” Tutur Hani.
Di era persaingan kerja yang semakin ketat ini, memiliki keterampilan general saja tidak cukup. Perusahaan mencari kandidat yang tidak hanya 'bisa', tetapi juga memiliki bukti konkret atas keahliannya. Hani, seorang Sales Analyst di Skintific, adalah contoh nyata bagaimana sertifikasi dan pembelajaran berkelanjutan bisa mengubah karir secara signifikan. Dari seorang fresh graduate yang haus ilmu hingga menjadi profesional yang dilirik banyak HR, perjalanan Hani penuh dengan pelajaran berharga. Yuk, langsung simak kisah inspiratifnya berikut ini!
1. Berawal dari Rasa Ingin Tahu hingga Naik Gaji!
Hani memulai karirnya sebagai fresh graduate yang penuh semangat untuk belajar. Dia sadar bahwa dunia kerja tidak hanya menuntut teori, tetapi juga keterampilan praktis yang bisa dibuktikan. Maka, dia memutuskan untuk mengambil sertifikasi Microsoft Office Specialist (MOS) dan Professional Scrum Master (PSS).
“Aku suka banget belajar hal baru! Setelah lulus, aku langsung mencari cara untuk mengembangkan skill-ku. Awalnya, aku iseng ikut ujian Microsoft, tapi ternyata itu mengubah banyak hal. Aku jadi lebih paham cara kerja Excel secara profesional, dan yang paling keren—aku naik gaji gara-gara ini!” - ujar Hani
Menurut Hani, setelah mendapatkan sertifikasi, pekerjaannya sebagai Sales Analyst menjadi lebih efisien. Banyak tugas yang sebelumnya dikerjakan secara manual, kini bisa diotomatisasi dengan teknik yang dia pelajari.
“Dulu aku sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk tugas administratif. Tapi setelah belajar teknik optimasi dari Microsoft dan DQLab, aku bisa menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Atasanku langsung notice perubahan ini, dan akhirnya aku dapet kenaikan gaji!” - lanjut Hani
Kisah Hani menjadi bukti bahwa sertifikasi bukan hanya selembar kertas, tapi bisa berdampak nyata bagi karir.
2. Kenalan dengan DQLab: Platform yang Mengubah Cara Belajar
Sebagai seseorang yang haus ilmu, Hani tidak berhenti di satu sertifikasi saja. Dia terus mencari cara untuk meningkatkan kemampuannya, hingga akhirnya menemukan DQLab.
“Dulu aku sudah pernah dengar tentang DQLab, tapi waktu itu mereka belum punya bootcamp. Setelah tahu mereka sekarang punya bootcamp dan sertifikasi, aku langsung daftar!” - kata Hani
DQLab menjadi tempat Hani memperdalam pengetahuannya tentang data analytics. Berbeda dengan platform lain yang hanya menawarkan pelatihan tanpa sertifikasi, DQLab memberikan pengalaman belajar yang lebih lengkap.
“Di luar sana banyak platform yang kasih materi doang, tapi nggak ada sertifikasinya. Sedangkan di DQLab, aku bisa belajar sambil langsung dapat sertifikat yang diakui. Itu yang bikin aku merasa investasi belajarku benar-benar berharga.” - tutur Hani
Selain itu, Hani juga mengapresiasi harga yang terjangkau. Bagi seorang fresh graduate, mencari pelatihan berkualitas dengan harga masuk akal adalah tantangan tersendiri.
“Kalau dibandingkan dengan kursus lain yang bisa sampai jutaan rupiah, DQLab itu lebih affordable. Buat aku yang masih awal berkarir, ini solusi terbaik!” - pungkas Hani
3. Dampak Nyata untuk Efisiensi Kerja hingga Dilirik HR di LinkedIn
Sertifikasi dan bootcamp yang diikuti Hani bukan sekadar menambah skill, tetapi juga meningkatkan visibilitasnya di dunia profesional. Setelah mencantumkan sertifikasinya di LinkedIn, dia mulai dilirik banyak recruiter!
“Sejak aku update sertifikat di LinkedIn, aku sering banget dihubungi HR! Ternyata, banyak perusahaan butuh orang yang benar-benar certified, bukan sekadar ‘bisa’.” - ungkap Hani
Hani juga merasa bahwa sertifikasi yang ia dapatkan juga memberinya kepercayaan diri yang lebih dalam bekerja.
“Dulu kalau ditanya soal skill, aku cuma bisa bilang ‘ya, aku bisa’. Tapi sekarang, aku bisa bilang ‘ya, aku certified!’ dan itu jauh lebih impactful.” - lanjut Hani
Selain itu, skill yang didapat ternyata juga telah berhasil membantu timnya untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam bekerja.
“Sering banget aku lihat pekerjaan yang tidak efisien hanya karena orang tidak tahu cara mengotomatiskan tugas mereka. Setelah belajar dari DQLab dan sertifikasi, aku bisa ngajarin timku cara kerja yang lebih efektif.” - pungkas Hani
4. Impian Masa Depan: Menguasai Machine Learning!
Perjalanan dan minpi-mimpi Hani tidak berhenti di sini. Bahkan saat ini, dia sedang mendalami Machine Learning dan AI melalui bootcamp life class sebagai langkah berikutnya dalam karirnya.
“Aku ingin lebih dalam lagi ke dunia AI dan Machine Learning. Saat ini aku sedang mengikuti bootcamp Machine Learning di DQLab. Siapa tahu, ini bisa jadi jalan untuk kesempatan yang lebih besar di masa depan!” - ujar Hani
Semangat belajar yang dimiliki Hani menjadi contoh bahwa dalam dunia profesional, learning never stops. Dengan terus upskilling dan berinvestasi pada ilmu, peluang karir akan semakin terbuka lebar.
Wah menarik banget yah kisah Hani! Ini menunjukkan secara nyata dan mengajarkan kita secara langsung bahwa sertifikasi dan bootcamp bukan hanya tren, tapi benar-benar bisa memberikan dampak besar bagi karir. Dengan langkah-langkah yang tepat, bahkan seorang fresh graduate pun bisa naik level dalam waktu singkat.
Bagi kamu yang ingin mengikuti jejak Hani, mulai dari mana? Jawabannya sederhana! Kamu hanya perlu terus belajar, ambil sertifikasi, dan pastikan kamu memiliki bukti konkret atas keterampilanmu. Dimana DQLab bisa menjadi pilihan tempat belajar yang tepat untuk memulai perjalanan karirmu di bisang data.
Jadi, apa kamu sudah siap untuk upgrade karirmu ke level yang lebih tinggi seperti Hani? Yuk, gabung ke Bootcamp Live Class dan Sertifikasi bersama DQLab sekarang juga!
Penulis: Lisya Zuliasyari